Tampilkan postingan dengan label Pelatihan Membuat Jumputan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelatihan Membuat Jumputan. Tampilkan semua postingan

Keseruan Pelatihan Jumputan Bersama Ibu-Ibu di Kelurahan Sorosutan

Kelurahan Sorosutan bekerja sama dengan Dea Modis Batik dan Jumputan mengadakan Pelatihan Batik Jumput bersama 20 orang ibu-ibu perwakilan warga Sorosutan, Yogyakarta. Pelatihan Membuat Jumputan dilaksanakan selama 3 hari, mulai dari 9 November s.d. 11 November 2020. Acara pelatihan dibuka oleh Pak Lurah Sorosutan, Bapak Zulazmi, beliau mengharapkan setelah dilaksanakan pelatihan jumputan, para peserta bisa menerapkan ilmu yang didapatkan dan terus berkarya membuat jumputan.


Dimulai dengan sedikit pengantar berupa teori, lalu peserta langsung diminta untuk praktik menjumput pada kain. Perlengkapan menjumput, seperti : Kain, Spidol, Benang, Jarum, Mata Nenek, Gunting, Pewarna, sudah kami sediakan sehingga peserta hanya tinggal mengikuti langkah-langkah dengan arahan yang diberikan oleh mentor, Ibu Tuliswati. Pada hari pertama dan kedua, materi yang diberikan adalah beberapa teknik menjumput.

Peserta pelatihan menjumput dengan semangat, meskipun pertamanya merasa kesulitan, dan tangan terluka tetapi setelah dilakukan dengan telaten akhirnya para peserta mulai terbiasa. Selama 2 hari peserta menjumput 2 kain dengan ukuran masing-masing 2,5 meter yang akan diwarnai dengan 2 teknik pewarnaan.

Proses menjumput kain tidak hanya dilakukan di lokasi pelatihan, tapi dikerjakan juga di rumah karena menjumput kain 2,5 meter x 2 tidak akan selesai jika hanya dilakukan selama 4 jam. Hari ketiga, masih ada beberapa peserta yang belum selesai menjumput. Beberapa yang sudah selesai, dicek apakah sudah kencang atau belum talinya sebelum dilakukan proses pencelupan. Setelah dicek, peserta yang talinya sudah kencang diperbolehkan untuk melakukan proses pencelupan, sedangkan yang belum kencang dan belum selesai diminta untuk mengulang dan menyelesaikan.



Proses pewarnaan merupakan proses penting dalam membuat jumputan. Harus rata dan meresap di setiap serat kain. Oleh sebab itu, saat diberikan arahan, para peserta mendengarkan dengan seksama. Setelah pencelupan dan penjemuran. Peserta diminta untuk mendedel benang2 yang jadi perintang, untuk melihat hasil jumputnya setelah diwarna.


 Meski sudah 3 hari, peserta masih tetap semangat mengikuti pelatihan menjumput. Setelah melakukan pendedelan, mulai terlihat hasil jumputan dari para peserta. Ada yang jumputan sudah bagus, ada yang kurang bagus, tapi hal itu merupakan sebuah proses dari belajar. Akan tetapi, para peserta puas dengan hasil jumputannya.

 

Acara ditutup dengan memberikan kenang-kenangan kain jumputan kepada Pak Zulazmi, Bapak Lurah Sorosutan. Pak Zulazmi kembali menyampaikan harapannya, setelah diadakan pelatihan jumputan para peserta dapat meningkatkan dan terus belajar berbagai teknik menjumput.

Mau pelatihan jumputan? Dea Modis aja yaaaa..
Info harga pelatihan :

DEA MODIS Batik dan Jumputan
📍Alamat : Jl. Soga 64A Batikan Tahunan Umbulharjo Yogyakarta
🖼Instagram : dea_jumput
Facebook : Dea Modis Batik dan Jumputan
💬 WA : 082227206922

Alat dan Bahan dalam Membuat Jumputan

Jumputan adalah salah satu cara pemberian motif di atas kain yang dilakukan dengan cara mengisi kain, melipat kain dan mengikat kain dengan cara tertentu , kemudian mencelup pada larutan zat warna sehingga akan terjadi reaksi antara serat tekstil dan zat warnanya.

 


Pelatihan Membuat Jumputan
INFO LENGKAP KLIK >> DEA MODIS
INFO LENGKAP KLIK >> DEA MODIS
INFO LENGKAP KLIK >> DEA MODIS  

A. Alat
Alat merupakan suatu benda yang gunanya untuk mengerjakan sesuatu, bisa juga disebut dengan perkkas atau peralatan. Berikut adalah alat-alat yang diperlukan dalam membuat jumputan: 

1. Jarum Jahit
Jarum jahit digunakan untuk menjahit motif yang diinginkanpada kain, jarum jahit yang digunakan harus yeng mempunyai lubang besar, agar benang/talirafia dapat masuk pada lubang jarum tersebut saat proses penjelujuran kain untuk membuat motif tertentu

2. Benang Jahit
Benang digunakan untuk mengikat bagian yang tidak terkena warna. Benang yang dipakai sebaiknya benang yang tebal dan kuat seperti benang plastik / sintesis, benang jins, atau benang sepatu 

 3. Karet Gelang
Karet digunakan untuk membuat motif dan membantuk untuk mengikat biji-bijian, kancing baju ataupun tutup botol yang akan digunakan untuk motif jumputan, bisa juga digunakan untuk mengikat plastik yang menutup warna pertama, agar tidak tercampur warna berikutnya.

4. Ember/Baskom
Ember/baskom digunakan untuk proses pewarnaan,
melarutkan warna-warna tertentu agar mempermudah pada saat mewarna kain, serta mencuci kain setelah selesai proses pewarnaan.

5. Kuas
Kuas digunakan untuk memberikan warna-warna tertentu pada motif kain yang kosong.

6. Gunting/Pendedel
Gunting/pendedel digunakan untuk membongkar jumputan baik benang maupun rafia yang telah selesai di lakukan pewarnaan.

7. Pensil/Spidol
Digunakan untuk menggambar pola yang akan di ikat oleh benang maupun tali rafia.

 

B. Bahan
Bahan sendiri
merupakan suatu pelengkap untuk membuat sesuatu, oleh karena itu alat dan bahan tidak dapat dipisahkan.Menurut Rini Ningsih (2001: 4) untuk menciptakan suatu karya seni kerajinan tidak lepas dari alat dan bahan yang akan diggunakan. Sedangkan untuk membuat kerajinan ikat celup ini, maka alat dan bahan yang digunakan adalah sebagai berikut:

1. Kain
Kain merupakan bahan utama yang digunakan untuk membuat jumputan. Menggunakan kain jenis Katun Primisima, Paris, Santum, dan Sutera. Pilihan kain tersebut didasari karena lembut dan mempunyai daya serap tinggi, sehingga memudahkan proses jumput, jelujur, dan pewarnaan selain juga akan nyaman digunakan.

2. Pewarna
Pewarna digunakan untuk memberikan berbagai macam warna pada kain, dapat menggunakan pewarna kimia seperti Indigosol, Napthol, dan Remasol. Pewarna alami juga bisa digunakan seperti Jelawe, Tingi, Tegeran, dan sebagainya.

Mau belajar bikin Jumputan?
Dea Modis Batik dan Jumputan membuka KELAS PELATIHAN JUMPUTAN bagi yang mau belajar menjumput.  

* Pemateri sudah sertifikasi
*
Alat dan Bahan sudah kami sediakan
* Ilmu Bermanfaat
* Hasil bisa langsung dibawa pulang
* Bisa privat/rombongan




Info lebih lanjut bisa hubungi : 0822 2720 6922
ATAU KLIK LINK
>>  nomor Whatsapp
 

DEA MODIS Batik dan Jumputan
📍Alamat : Jl. Soga 64A Batikan Tahunan Umbulharjo Yogyakarta
🌐Website : batikjumput.com
🖼Instagram : dea_jumput
Facebook : Dea Modis Batik dan Jumputan
💬 WA : 082227206922

Teknik Mudah Membuat Jumputan Sendiri

Banu Arsana (2007: 3) menyebutkan bahwa jumputan adalah salah satu teknik membuat pola dengan cara mengikat kain dengan tali pada zat warna. Oleh karena itu, jumputan juga dikenal dengan teknik celup ikat. Dalam membatik, bagian yang tertutup oleh malam atau lilin ketika dicelup ke dalam cat warna tidak akan dikenai warna. Namun dalam membuat jumputan, fungsi malam atau lilin diganti dengan ikatan tali pada kain sebelum dicelup, sehingga membuat jumputan menjadi lebih mudah dan sederhana. Meskipun dengan cara sederhana, hasil kain jumputan tidak kalah indah dengan jenis kain motif yang lain. Jumputan merupakan suatu karya yang mempunyai nilai budaya dan nilai ekonomi tinggi. Kreativitas dalam melipat dan mengikat kain diperlukan dalam membuat pola. Semakin banyak variasi pola yang diinginkan, semakun banyak pula pola yang dihasilkan. Ikat celup/jumputan juga memiliki beranekaragam motif tergantung dengan bagaimana kita menggunakan pengikat atau menggunakan alat untuk menibulkan corak-corak jumput pada kain tersebut.

 DEA MODIS Batik dan Jumputan
📍Alamat : Jl. Soga 64A Batikan Tahunan Umbulharjo Yogyakarta
🌐Website : batikjumput.com
🖼Instagram : dea_jumput
Facebook : Dea Modis Batik dan Jumputan
💬 WA : 082227206922

 

Teknik membuat Jumputan

Puspita Setiawati (2204: 77) menegaskan bahwa Ikat Celup atau jumputan mempunyai maksud yang luas dalam proses pembuatannya. Berhubungan dengan cara pembuatannya, ikat celup tidak hanya sekedar mengikat kain dengan sembarangan lalu mencelupnya dengan larutan pewarna, selain itu cara membuat jumputan terbagi menjadi dua cara sebagai berikut:

1. Membuat Jumputan dengan Teknik Jahitan

    Setelah menggambar pola pada kain, jahit mengikuti pola motif dengan cara di julur dengan jarak 2-3 mm. Sisakan benang 3-5cm, kemudian tarik dari ujung benang hingga berkerut serapat mungkin sesuai pola jahitan yang dijelujur. Lalu di ikat agar tidak lepas

2. Membuat Jumputan dengan Teknik Ikat

   Jumput kain lalu ikat bagian bagian yang akan dikehendaki dengan karet gelang, rafia, atau bahan lainnya agar warna tidak masuk pada bagian yang diikat. Jika ingin mendapatkan motif yang rapi, bisa memasukan kelereng dalam kain jumput sebelum diikat.

 

Bagaimana? Mudah bukan cara membuat Jumputan? Kalau masih bingung, tenang aja. Kami punya solusinya, Dea Modis Batik dan Jumputan membuka KELAS PELATIHAN JUMPUTAN bagi yang mau belajar menjumput.  

* Pemateri sudah sertifikasi
*
Alat dan Bahan sudah kami sediakan
* Ilmu Bermanfaat
* Hasil bisa langsung dibawa pulang
* Bisa privat/rombongan

Info lebih lanjut bisa hubungi : 0822 2720 6922
ATAU KLIK LINK
>>  nomor Whatsapp
 

DEA MODIS Batik dan Jumputan
📍Alamat : Jl. Soga 64A Batikan Tahunan Umbulharjo Yogyakarta
🌐Website : batikjumput.com
🖼Instagram : dea_jumput
Facebook : Dea Modis Batik dan Jumputan
💬 WA : 082227206922